Kemarin diundang senior yang usianya diatas usia ayah saya.
Awalnya saya ga tau apa yang akan dibicarakan, dan kenapa mengundang untuk ke rumahnya. Tapi karena saya tau beliau senior saya dan penuh pengalaman, maka pasti ada sesuatu yang bisa dipelajari.
…
“Saya nih sudah cukup tua, tapi saya masih bercita cita saat mati dalam kondisi berdiri dan mengajar. Ilmu dan pengalaman saya banyak, semua ada disini (dia nunjuk kepalanya), sebelum saya mati saya ingin bagikan semua, silahkan ambil”
Ya beliau adalah konsultan, pengajar dengan berbagai pengalaman profesional dalam dan luar negeri. Pelopor training training di Indonesia sejak akhir tahun 80an sebelum brand brand konsultan terkenal sekarang berdiri.
Fokus keilmuannya ada di sales, leadership, dan culture. Sudah banyak perusahaan nasional dan multinasional yang beliau tangani.
…
“Ada cita cita saya saat ini yang belum terwujud, saya ingin ada yang melanjutkan saya. Silahkan gunakan pikiran saya, gali ilmu ilmu saya, untuk banyak mendampingi pengusaha pengusaha dan perusahaan agar sustain maju dan membesar”
“Memang tidak ada suksesor pak? Atau partner yang diajak melanjutkan?” Tanya saya
“Beliau ini sangat selektif, harus yang memiliki value yang sama. Banyak yang sudah mendekat bahkan ingin menjadi partner. Diantaranya malah ingin membeli saham. Tapi bukan itu yang dicari, yes uang adalah salah satu hasil dari karya yang memang menjadi hak. Tapi kebermanfaatan dan berdampak itu yang selalu jadi value” kata partner mudanya yang sudah bersama beliau 20 tahun.
“Dan saat ini marak, yang baru ikut workshop beberapa kali, baca buku beberapa judul, lihat youtube dari luar lalu mengatakan dirinya coach, trainer. Ngajarin orang jualan tp dia ga pernah jualan, ngajarin bisnis sustain tapi usahanya ga ada yang jalan atau keliatan, bilang leadership tapi hidupnya belum teruji tidakberantakan”
“You know Catur, being a consultant or coach or trainer whatever it is , you must have real experience” (kamu tau Catur, menjadi konsultan, coack atau trainer, atau apapun namanya kamu harus punga pengalaman nyaata)
“Your words must allign with what you do in real life” (kata katamu harus sesuai dengan apa yang kamu lakukan di kehidupan sehari hari)
“Dan satu hal yang tidak bisa diakselerasi adalah pengalaman dan kebijaksaan berpikir” lanjut senior saya tadi itu
Saya hanya lanjut dan terus mendengarkan
…
“Saya sudah denger banyak tentang kamu, dan apa yang kamu lagi lakukan dengan usahamu. Saya ingin tanya, what is your goal?” Tanya beliau
“Well, at the end, saya ingin banyak berdampak baik dan positive bagi lingkungungan khususnya di dunia usaha. Saya sedang menjalankan plan menjadi konsultan bisnis, meski masih ada step step yang harus saya lalui” jawab saya
“Thats it. Itu saya undang kamu kesini, kalau kita jodoh saya mau menyerahkan firma saya ke kamu. Kamu jalankan, branding pakai nama kamu silahkan, mau pake kantor saya ini silahkan, pakai database klien klien puluhan tahun saya silahkan. saya hanya minta kamu libatkan saya dalam berpikir, agar otak dan pikiran saya terus menyala” dengan tegas beliau mengutarakan
Saya jadi paham kenapa saya diundang. Dan saya belum langsung merespon
“Ga usah kamu banyak mikir, we start with small task or project. Dari situ kita bisa saling menilai, mungkin pilihan kita bisa benar bisa tidak tepat. Hanya dengan real action kita bisa menyimpulkan” beliau seolah menangkap keraguan saya apa bisa langsung lompat tangga menjadi B2B consultant yang prudent dan terpercaya.
….
Kalaupun saya sebut nama beliau, kemungkinan besar tidak banyak yang tau, tapi di kalangan profesional kelas atas dan perusahaan perusahan besar, konsultan firm dan nama beliau tak diragukan.
Dia tidak pernah sibuk membranding diri atau perusahaanya. Dia tidak pernah berupaya menjadi orang lain, dia tidak bisa dibeli. Dan dia akan menolak tawaran melaksanakan training jika hanya 1-2 sesi tanpa keberlanjutan meski dengan bayaran mahal. Karena menurutnya itu melukai hati dan keilmuannya.
Apa yang beliau pegang dan kesesuaian kata dengan tindakan itu yang menjadi bernilai.
-mistercatur-
Hidup Taat, Hidup Sehat, Hidup Manfaat



