Diawal tahun saya share tentang resolusi 2024 yang saya buat menjadi doa.
Bagaimana progress resolusi doa itu? Seperti halnya dalam bekerja, berbisnis, ada yang namanya KPI atau pencapaian yang diharapkan pada tahun tersebut. Dan kita akan melakukan evaluasi tiap kalanya, biasanya per triwulan.
Bukan berarti kita mengevaluasi Allah yang punya hak otoritas mengabulkan atau tidak doa, tapi menjadi refleksi apakah kita memang sudah pantas mendapatkan apa yang kita minta.
Di awal tahun saya tuliskan salah satu resolusi doa yaitu wasilah memberangkatkan 80 orang hamba pilihan Allah ke Baitullah.
Hingga triwulan pertama 2024 ini, hadha min fadli rabbi, bi idznillah pencapaian KPI resolusi doa mencapai 50% lebih, atau Alhamdulillah telah memberangkatkan 43 orang hamba pilihan Allah ke Baitullah, termasuk 18 orang di bulan suci Ramadhan.
Masih ada sisa 37 orang sebagai target doa untuk diberangkatkan ke baitullah hingga akhir tahun ini.
Secara matematis harusnya bisa, tapi tentu ada faktor yang akan sangat berpengaruh, yaitu gimana kinerja kita di bulan mendatang agar mendatangkan pengabulan doa tersebut.
Semoga kinerja di bulan bulan mendatang semakin baik, bahkan dinilai extra excellent sehingga bukan total 80 yang dititipkan rezekinya untuk berangkat ke baitullah , tapi lebih banyak lagi.
Tulisan ini , untuk memotivasi diri dan kawan kawan, jika kita membuat doa/ resolusi yang menyertakan Allah, yang Allah ada keperluan untuk hal tersebu, maka kemungkinan besar Allah akan bantu wujudkan.
Dan saya pun berdoa, bisa berkolaborasi dengan sahabat sahabat yang juga ingin memberangkatkan umrah para santri huffadz, marbot masjid, penggali kubur, guru guru ngaji dll. Kolaborasi yang menjadikan sejarah umrah terbanyak dalam satu keberangkatan di Indonesia di tahun ini. Apa bisa? InsyaAllah bisa, jika saya, anda, kawan kawan semua Yakin sama Allah dan memantaskan diri ke Allah fokus jadi pemberi manfaat meski masih dalam kondisi berat.
-mistercatur-



